Kesiapsiagaan menghadapi situasi darurat kesehatan dapat terjadi kapan saja dan di mana saja, tanpa memandang latar belakang pendidikan seseorang. Melalui Inovasi Medis yang digagas oleh STIKES Badung, kini telah dibuka kursus pertolongan pertama yang ditujukan bagi masyarakat umum. Di paragraf awal ini, ditekankan bahwa pengetahuan dasar mengenai cara menangani luka, tersedak, hingga bantuan hidup dasar (BHD) sangat penting untuk dimiliki oleh setiap individu guna meminimalisir risiko kefatalan sebelum bantuan medis profesional tiba di lokasi kejadian.
Kursus ini merupakan bagian dari upaya kampus untuk mendekatkan ilmu pengetahuan kesehatan kepada masyarakat luas. Dalam materi Inovasi Medis tersebut, peserta akan diajarkan teknik-teknik penyelamatan yang paling mutakhir, termasuk penggunaan alat bantu pernapasan sederhana dan prosedur resusitasi jantung paru (RJP) yang benar. Pelatihan ini dilakukan dengan metode simulasi menggunakan manekin yang canggih, sehingga peserta dapat merasakan pengalaman nyata namun dalam lingkungan yang terkendali dan dipandu oleh instruktur berpengalaman di bidang gawat darurat.
Pemanfaatan teknologi juga menjadi poin penting dalam Inovasi Medis yang diterapkan di STIKES Badung. Peserta kursus diberikan akses ke modul pembelajaran digital yang dapat diakses melalui ponsel pintar, memudahkan mereka untuk selalu mengulang materi di rumah. Selain itu, kurikulum yang disusun telah disesuaikan dengan standar internasional, namun tetap mempertimbangkan ketersediaan alat di lingkungan sekitar kita. Dengan demikian, ilmu yang didapatkan tidak hanya bersifat teoritis, tetapi benar-benar aplikatif saat terjadi insiden darurat di jalan, tempat kerja, maupun di rumah.
Antusiasme warga Bali, khususnya di Kabupaten Badung, terhadap program Inovasi Medis ini sangat tinggi. Banyak pelaku industri pariwisata, seperti pemandu wisata dan staf perhotelan, yang ikut serta guna meningkatkan standar keselamatan di tempat kerja mereka. Hal ini secara tidak langsung meningkatkan citra positif pariwisata daerah sebagai destinasi yang aman bagi wisatawan domestik maupun mancanegara. Sertifikat yang didapatkan setelah mengikuti kursus juga memiliki nilai tambah profesional bagi para peserta dalam jenjang karir mereka di masa depan.
